Saat Yang Muda Bicara Kebhinekaan

  • 23 Agustus 2017
  • Umum
Saat Yang Muda Bicara Kebhinekaan

Download App Nasdem Denpasar

 

Suasana sore yang berbeda menyelimuti perhelatan pameran Kartun Nasional  pada hari selasa 22 agustus 2017, dimana puluhan orang tampak sedang antusias menyimak  ulasan nara sumber dari para tokoh muda Bali yang berdialog  tentang Kebhinnekaan dan Kebangsaan yang dipandu  Jango Pramartha , dialog sore yang bertajuk " NKRI Harga Mati" itu menjadi sebuah kesempatan yang menarik  untuk  menggali dan memahami bagaimana  kaum muda sejatinya memandang kebhinekaan bangsa ini.

Dengan pemilihan  nara sumber praktisi - praktisi muda penuh talenta yaitu I DEWA NYOMAN BUDIASA (DNB), seorang pengusaha mapan dan sekaligus politisi muda asal Tabanan saat ini sebagai nahkoda partai Nasdem kota Denpasar yang juga Wakil Presiden Kesatuan Pelaut Indonesia.

DNB,  demikian nama keren pemilik beberapa usaha dan Direktur Yayasan Tedung Bhakti Baruna dalam dialog tersebut mengharapkan,

"Kegiatan kebangsaan semacam ini tidak menjadi euforia sesaat ,sebab sejak euforia sesaat di  era reformasi 1998, bangsa ini telah banyak melupakan  hal-hal mendasar sehingga banyak anak bangsa kurang memahami makna kemerdekaan, arti NKRI dan makna Ketuhanan Yang Maha Esa, sehingga menyebabkan sangat mudahnya masuk paham yang tidak sehaluan dengan Ideologi Bangsa yaitu Pancasila."

"Dan Ini penyebab utama tumbuh suburnya radikalisme di Indonesia".

"Kita mesti selektif dan membentengi diri dari tawaran-tawaran ideologi baru selain Pancasila serta tetap berhati-hati dengan euforia sesaat, dan jangan pernah melupakan sejarah dan  tetap selalu waspada akan kekuatan asing yang mengincar dan mencari keuntungan dari pecahnya bangsa ini".

Masih tentang   pertanyaan tentang maraknya fenomena perayaan /kegiatan kebangsaan  dengan selogan  NKRI harga mati yang  seakan menyiratkan kondisi negara  dalam keadaan genting,

Windu "Mangsi", seorang dokter yg beralih profesi menjadi pengusaha pemilik beberapa gerai Coffee Mangsi, meyampaikan bahwa isu perbedaan yang dihembuskan demikian kencang belakangan ini tak lepas  dari design besar, dari pihak-pihak yang mencari keuntungan demi  golongan tertentu.

Muliawan Arya “ De Gadjah” politisi muda yang juga anggota DPRD di Denpasar,menanggapi dengan santai dan  mengiyakan serta  menyarankan agar hal ini dilakukan terus menerus.

Dialog sempat memanas setelah salah seorang peserta yang mengaku dirinya kader dari salah satu partai  mengatakan tidak sependapat bahwa benih "pemantik" timbulnya slogan yg dipakai tema Dialog adalah fenomena Ahok di DKI Jakarta.

Namun situasi kembali cair setelah moderator "kece" Jango Pramartha mengambil alih dituasi. 

Langkah apa yg harus diambil pemerintah untuk mewujudkan NKRI Harga Mati ?  Dengan lantang  DNB menyambut," hukum harus tegas & menjadi panglima di Negeri ini dan masyarakat seharusnya mendukung setiap kebijakan pemerintah yang berniat mejaga keutuhan bangsa ini, serta pemahaman akan keberagaman dan kebangsaan harus ditanamkan sejak dini ,seperti upacara bendera, harus kembali diadakan, pembacaan Pancasila, lagu Indonesia Raya dikumandangkan bila perlu setiap hari dan Pelajaran sejarah bangsa harus masuk kurikulum sehingga anak-anak dari usia dini paham tentang NKRI. Jangan lupa penanaman pemahaman arti  Ketuhanan Yang Maha Esa".

Hal tersebut sekaligus menjawab pertanyaan masyarakat untuk mengantisipasi maraknya hoax  dan langkah jitu apa yang dilakukan untuk menjaga keutuhan bangsa ini . 

"Pentingnya kewaspadan dan selalu berhati hati terhadap kebebasan pers dan maraknya account palsu, serta mengajak masyarakat untuk menggunakan sosmed dengan baik dan benar", yang juga  diiyakan oleh De Gadjah yang mengaku pernah menjadi korban akun palsu dan meminta agar masyarakat harus menggunaka medsos secara bertanggung jawab, tambahnya.

Acara ditutup dengan penyampaian petisi NKRI harga mati dari masing masing nara sumber dan foto bersama dengan masyarakat.

 

Penulis : team media partai Nasdem Kota Denpasar.

  • 23 Agustus 2017
  • Umum

Berita Terkait Lainnya

Cari Berita